Senin, 23 September 2013

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah

Teman-teman yang baik
Tahukah anda yang dimaksud dengan UMKM
Dan bagaimana masa depan UMKM dan para pelaku usahanya.
Sedikit gambarannya...

Tahukah, UMKM saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah semenjak krisis pada tahun 1998 yang sebagian besar bisnis UKM tidak terlalu terpengaruh imbas dari dampak krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia, dan saat ini sedang banyak diperhatikan oleh Lembaga Keuangan baik swasta maupun pemerintah. Karena pada tahun itu banyak perusahaan berskala besar bermasalah dengan keuangannya terutama dengan gonjang ganjingnya kurs dollar saat ini yang bisa menembus angka sampai dengan Rp.16.000.-
Dalam rangka ketahanan ekonomi nasional maka pemerintah lebih banyak membangun dan mengembangkan usaha yang banyak dilakukan masyarakat terutama dipedesaan, sehingga nantinya masyarakat tidak lagi berbondong-bondong mencari pekerjaan di perkotaan, dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan, dan juga para mahasiswa Perguruan Tinggi tidak lagi mengandalkan ijazahnya agar ditukar dengan gaji.

Disini kami akan memberikan beberapa informasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang memiliki potensi untuk anda kembangkan dengan latar belakang permasalahannya juga antisipasi nya. Beberapa pelaku usaha memang masih banyak yang "unbankable" atau dengan kata lain belum berbankir. Disinilah kesempata para bankir untuk membantu membina, mengembangkan, mengarahkan serta merubah pola pikir atau mindsetnya.

Karena beberapa pengusaha kecil ini masih belum tersentuh oleh "bank" karena ketidaktahuan mereka tentang apa dan bagaimana mereka memohon bantuan dana dan keuangan dalam mengembangkan usaha mereka. Ini kesempatan Lembaga Keuangan atau Bank untuk memenangkan pertandingan.
Peluang usaha sebenarnya banyak hanya mereka masih belum tersentuh oleh Lembaga Keuangan, dan Lembaga Pengembangan lainnya seperti Bank dan masih jauh untuk menguasai Teknology Informasi, dan memaksimalkan media sosial (social media) sebagai media sosial marketing, dengan memberikan bimbingan bagaimana mengembangkan portofolio produk mereka agar bisa menyebar luas di lapangan bisnis.
Bila itu terjadi, dan para pelaku usaha sudah mulai mengerti dengan transaksi keuangan, maka kesempatan Bank menawarkan produk-produk unggulan dalam melakukan transaksi keuangan dengan menjelaskan kepada nasabah nantinya transaksi bisa dilakukan tanpa keluar rumah atau meninggal tempatnya. Baik itu produk Channel Banking, SMS Banking, serta produk unggulan lainnya dalam memberikan kemudahan kepada "nasabah"nya. Karena nantinya para nasabah tidak lagi membicarakan berapa "bunga" tabungannya tapi seberapa banyak fasilitas kemudahan transaksi keuangannya.

Apalagi untuk ukuran kota besar, seperti Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, kepadatan kendaraan dan kemacetan jalan sudah bukan halangan untuk mereka bila dapat membangun "mindset" untuk transaksi keuangannya dengan menggunakan "sarana" dan "prasarana" Bank yang disediakan.
Produk-produk mikro lainnya bisa juga ditawarkan kepada karyawan terutama pegawai negeri sipil atau PNS dengan produk pinjaman KSM pada unit-unit KSM, dan semua ini bisa didapatkan dikota-kota yang memiliki Unit-Unit Mikro yang mengelola pinjaman KSM 

Tidak ada komentar: